• MI. MA'ARIF NU HIDAYATUL MUBTADIIN
  • MADRASAH SAKTI

Hari Kedua English Camp 2026: Perkuat Ibadah, Kemandirian, dan Kompetensi Bahasa Inggris di BEC Pare

Hari Kedua English Camp 2026: Perkuat Ibadah, Kemandirian, dan Kompetensi Bahasa Inggris di BEC Pare

Pare, Kediri — Selasa, 13 Oktober 2026

Rangkaian kegiatan hari kedua English Camp 2026 siswa kelas 6 ICP (International Class Program) Bilingual Padangasri, MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin, berlangsung dengan penuh semangat pada Selasa (13/10/2026). Bertempat di Basic English Course (BEC), Pare, Kediri, kegiatan hari kedua memadukan pembiasaan ibadah, aktivitas fisik, pembelajaran bahasa Inggris, penguatan kerja sama kelembagaan, serta pembentukan karakter siswa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan yang dikhususkan bagi siswa kelas 6 ICP sebagai salah satu kegiatan akhir jenjang. Melalui program tersebut, siswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan kemampuan bahasa Inggris yang telah dipelajari selama enam tahun di madrasah sekaligus mendukung persiapan menghadapi Cambridge Checkpoint.

Mengawali Hari dengan Salat Subuh dan Mengaji Al-Qur’an

 

Sesuai jadwal kegiatan, aktivitas hari kedua diawali dengan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an bersama. Rutinitas ini menghadirkan suasana pembiasaan religius yang dekat dengan kehidupan pesantren.

Para siswa mengikuti kegiatan ibadah sebelum memulai aktivitas harian lainnya. Pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter, terutama untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.

Bagi siswa madrasah, pengalaman ini menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Olahraga dan Senam Pagi, Membangun Kebugaran serta Kekompakan

Setelah salat Subuh dan mengaji Al-Qur’an, para peserta melanjutkan kegiatan dengan olahraga dan senam bersama di area terbuka BEC.

Dengan mengenakan pakaian olahraga, siswa mengikuti aktivitas fisik yang membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangkitkan semangat sebelum memasuki sesi pembelajaran. Kegiatan di ruang terbuka juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi dan membangun kekompakan.

Setelah berolahraga, siswa melaksanakan sarapan pagi bersama. Selanjutnya, mereka mandi dan mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan learning-teaching activities sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Rangkaian aktivitas pagi ini melatih siswa untuk mengatur waktu, menjaga kebersihan diri, serta membiasakan hidup teratur selama mengikuti kegiatan di luar lingkungan madrasah.

Kepala Madrasah Hadir, Perkuat Kerja Sama dengan BEC Pare

Di tengah berlangsungnya kegiatan pagi, Kepala MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin, H. Mochammad As’ari, M.Pd., hadir di BEC Pare untuk melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama Mr. Fuad Al Mutaqin, Direktur Utama Basic English Course.

Penandatanganan MoU tersebut menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian English Camp 2026. Kegiatan ini menandai upaya memperkuat hubungan kerja sama antara madrasah dan lembaga mitra pendidikan dalam mendukung pengembangan pembelajaran bahasa Inggris.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pengalaman belajar yang lebih beragam dan kontekstual bagi peserta didik, khususnya siswa Bilingual Padangasri.

Bagi siswa kelas 6 ICP, pengalaman belajar di BEC Pare menjadi kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris secara lebih intensif. Program ini juga diharapkan dapat melengkapi pembelajaran di madrasah dalam mendukung kesiapan menghadapi Cambridge Checkpoint.

Melalui kolaborasi pendidikan, madrasah berupaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada keberanian berkomunikasi, kemandirian, kedisiplinan, dan pembentukan karakter positif.

Learning-Teaching Activities di BEC Garden

Usai persiapan pagi, siswa mengikuti kegiatan learning-teaching activities di BEC Garden. Pembelajaran dilaksanakan di area terbuka dengan siswa duduk berkelompok di atas hamparan rumput, didampingi tutor dalam suasana yang lebih santai dan interaktif.

Lingkungan belajar yang berbeda dari ruang kelas konvensional ini memberikan pengalaman baru bagi peserta. Mereka berkesempatan mengikuti arahan tutor, berinteraksi dengan teman, serta berlatih berpartisipasi dalam kegiatan kelompok.

Pembelajaran di luar ruangan diharapkan dapat mendorong siswa lebih aktif, meningkatkan kepercayaan diri, dan membangun keberanian untuk menggunakan bahasa Inggris dalam proses belajar.

Selama enam tahun di MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin, siswa ICP telah memperoleh bekal pembelajaran bahasa Inggris. Melalui English Camp, pengetahuan tersebut mendapatkan ruang untuk dipraktikkan dalam pengalaman belajar yang lebih nyata.

Selain kemampuan bahasa, kegiatan kelompok juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan kerja sama, tanggung jawab, dan keterampilan berinteraksi dengan orang lain.

Kembali ke Asrama, Menjaga Keseimbangan Aktivitas dan Istirahat

Setelah menyelesaikan kegiatan pembelajaran di BEC Garden, para siswa kembali ke asrama dengan suasana riang dan penuh semangat. Momen kebersamaan tersebut memperlihatkan antusiasme peserta dalam mengikuti rangkaian program.

Setibanya di asrama, siswa melanjutkan rutinitas sesuai jadwal, mulai dari mandi, melaksanakan salat, makan siang, hingga beristirahat.

Keteraturan aktivitas ini menjadi bagian dari pembiasaan hidup disiplin. Siswa belajar mengelola waktu, menjaga kebersihan diri, melaksanakan kewajiban ibadah, serta memulihkan energi sebelum mengikuti kegiatan selanjutnya.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa English Camp bukan sekadar program pembelajaran bahasa Inggris, melainkan juga sarana untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Pukul 19.30 WIB, Pembelajaran Berlanjut di Aula BEC

Setelah menjalani kegiatan sepanjang pagi dan sore, para siswa kembali mengikuti sesi learning-teaching activities pada pukul 19.30 WIB di Aula BEC.

Dalam sesi malam ini, peserta mengikuti pembelajaran dalam kelompok-kelompok kecil. Sejumlah siswa juga tampak tampil di depan peserta lainnya sebagai bagian dari aktivitas pembelajaran.

Kesempatan untuk tampil dan berpartisipasi menjadi pengalaman penting dalam membangun keberanian, rasa percaya diri, serta kesiapan siswa untuk berkomunikasi di hadapan orang lain.

Pembelajaran malam juga menjadi bagian dari jadwal intensif yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuan selama mengikuti program di BEC Pare.

Setelah menjalani berbagai kegiatan sejak pagi, siswa kembali belajar mengelola waktu dan tenaga agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik.

Bagi peserta kelas 6 ICP, pengalaman ini diharapkan dapat memperkuat bekal bahasa Inggris yang telah diperoleh selama enam tahun di madrasah sekaligus mendukung persiapan menghadapi Cambridge Checkpoint.

One Day One Progress: Kemajuan Dimulai dari Kebiasaan Baik

Rangkaian kegiatan hari kedua mencerminkan bahwa kemajuan pendidikan dapat dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Pesan “One Day One Progress”, yang disampaikan oleh Direktur Utama BEC, Mr. Fuad Al Mutaqin, pada pembukaan hari pertama, menjadi pengingat bagi para peserta untuk terus melakukan perubahan positif setiap hari.

Bangun tepat waktu, melaksanakan salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, menjaga kebugaran, mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, berani berbicara, dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri merupakan langkah-langkah kecil yang memiliki arti penting dalam proses pertumbuhan siswa.

Melalui pengalaman selama English Camp, para peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang peningkatan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga kebiasaan baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan yang Memadukan Kompetensi dan Karakter

Hari kedua English Camp 2026 menjadi gambaran bagaimana kegiatan pendidikan dapat memadukan pembelajaran akademik, pembiasaan religius, aktivitas fisik, kemandirian, dan kerja sama.

Bagi MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin, program ini merupakan salah satu upaya memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa kelas 6 ICP sebelum menyelesaikan jenjang pendidikan di madrasah.

Pengalaman di BEC Pare diharapkan dapat menambah kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, memperkuat kesiapan akademik, serta menumbuhkan karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.

Dengan semangat kebersamaan dan kemauan untuk terus berkembang, para siswa melanjutkan rangkaian English Camp 2026 menuju hari berikutnya.

One Day One Progress — Satu Hari, Satu Kemajuan. Langkah Kecil Hari Ini, Perubahan Baik untuk Masa Depan.

SAKTI NEWS — Madrasahku SAKTI: Salafi, Aktif, Kreatif, Taqwa, dan Inovatif.

 

Bersambung ke laporan kegiatan English Camp 2026 hari ketiga.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Hari Ketiga English Camp MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin: Belajar Aktif di Kampung Inggris Pare

Hari Ketiga English Camp MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin: Menumbuhkan Keberanian Berbahasa Inggris, Kemandirian, dan Karakter Islami Pare, Rabu, 14 Oktober 2026 — Memasuk

15/10/2026 11:07 - Oleh Administrator - Dilihat 28 kali
Hari Pertama English Camp 2026 Bilingual Padangasri di BEC Pare

English Camp 2026 Bilingual Padangasri Dimulai! Siswa Kelas 6 ICP Siap Belajar di BEC Pare Pare, Kediri — Senin, 12 Oktober 2026 Semangat belajar dan antusiasme mewarnai dimulai

13/10/2026 15:33 - Oleh Administrator - Dilihat 46 kali
English Camp 2026 Bilingual Padangasri di BEC Pare

English Camp 2026: Bilingual Padangasri Siapkan Siswa Kelas 6 ICP Menuju Pengalaman Berbahasa Inggris di BEC Pare Padangasri, Jatirejo, Mojokerto — MI Ma’arif NU Hidayatul

12/10/2026 21:19 - Oleh Administrator - Dilihat 17 kali
MI MA'ARIF NU HIDAYATUL MUBTADIIN: MADRASAH BERPENGALAMAN DENGAN PROGRAM BILINGUAL CLASS DAN UJIAN CAMBRIDGE PRIMARY CHECK POINT

MI Ma'arif NU Hidayatul Mubtadiin Padangasri Jatirejo Mojokerto merupakan salah satu Madrasah yang unggul dan berpengalaman dalam menyelenggarakan program pendidikan yang berkualitas. S

10/04/2025 19:40 - Oleh Administrator - Dilihat 380 kali
UPACARA BENDERA, WADAH PENGUATAN KARAKTER SISWA

  Keteladan hidup yang ada pada diri sesorang tidak datang dengan sendirinya tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah watak dan karakter serta pembiasaannya dalam

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 3461 kali
Penerapan Aksara Pegon sebagai dasar memahami isi kitab kuning

Aksara Pegon adalah aksara yang menggunakan huruf hijaiyah yang dimodifikasi dengan menyesuaikan suara atau bahasa orang jawa. seperti halnya bunyi huruf "C" yang tidak terdapat di

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 4137 kali