• MI. MA'ARIF NU HIDAYATUL MUBTADIIN
  • MADRASAH SAKTI

Hari Ketiga English Camp MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin: Belajar Aktif di Kampung Inggris Pare

Hari Ketiga English Camp MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin: Menumbuhkan Keberanian Berbahasa Inggris, Kemandirian, dan Karakter Islami

Pare, Rabu, 14 Oktober 2026 — Memasuki hari ketiga pelaksanaan English Camp di Basic English Course (BEC), Pare, Kediri, Jawa Timur, siswa kelas VI Bilingual Class MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin Padangasri, Jatirejo, Mojokerto, kembali mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran yang padat, menyenangkan, dan penuh pengalaman berharga.

Hari ketiga menjadi salah satu bagian penting dalam program pembelajaran intensif bahasa Inggris yang tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter Islami, kemandirian, kedisiplinan, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa.

Mengawali Hari dengan Ibadah

 

Kegiatan hari ketiga diawali dengan bangun tidur untuk melaksanakan salat sunah tahajud. Setelah itu, para siswa melaksanakan salat Subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan mengaji Al-Qur’an.

Pembiasaan ibadah ini menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang diterapkan selama kegiatan English Camp. Para siswa diajak memahami bahwa peningkatan kemampuan bahasa asing harus berjalan beriringan dengan penguatan spiritualitas dan akhlak mulia.

Setelah kegiatan mengaji selesai, para siswa kembali ke BEC Garden untuk mengikuti olahraga dan senam bersama. Aktivitas pagi tersebut bertujuan menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangun semangat sebelum memasuki sesi pembelajaran bahasa Inggris.

English Morning Learning di BEC Garden

Suasana pagi di BEC Garden menjadi ruang belajar terbuka yang menyenangkan bagi para peserta. Dengan lingkungan yang asri dan suasana yang mendukung, para siswa mengikuti kegiatan English Morning Learning melalui aktivitas yang mendorong keterlibatan aktif dan penggunaan bahasa Inggris.

Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris di luar pembelajaran formal. Mereka berlatih berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan berinteraksi dengan teman maupun tutor.

Usai kegiatan English Morning Learning, para siswa kembali ke asrama untuk mandi, sarapan, dan mempersiapkan diri mengikuti agenda berikutnya.

Lima Fokus Materi English Camp

Program English Camp ini dirancang dengan lima fokus materi utama yang saling melengkapi untuk mendukung peningkatan keterampilan berbahasa Inggris para peserta, yaitu:

  1. Exercising & English Morning, kegiatan olahraga dan pembiasaan berbahasa Inggris pada pagi hari.

  2. English in Use, latihan menggunakan bahasa Inggris dalam situasi komunikasi sehari-hari.

  3. Grammar for Speaking, pembelajaran tata bahasa yang diarahkan untuk menunjang kemampuan berbicara.

  4. Survival English, penguasaan ungkapan praktis untuk menghadapi berbagai situasi sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

  5. Speaking, latihan berbicara untuk meningkatkan kelancaran, keberanian, dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.

Kelima fokus tersebut memberikan pengalaman belajar yang beragam. Siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk menerapkannya melalui latihan dan interaksi langsung.

Practice with Training Class: Belajar Berkomunikasi di Lingkungan Nyata

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian pada hari ketiga adalah Practice with Training Class. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman gedung BEC dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempraktikkan kemampuan bahasa Inggris dalam interaksi langsung.

Dalam sesi tersebut, para siswa berlatih menyapa, bertanya, menjawab, serta membangun percakapan dengan lawan bicara. Pengalaman ini membantu mereka memahami bahwa bahasa Inggris merupakan alat komunikasi yang perlu digunakan secara aktif, bukan sekadar dipelajari sebagai mata pelajaran.

Kegiatan praktik menjadi sarana untuk mengasah keberanian berbicara, melatih respons terhadap pertanyaan, dan membangun rasa percaya diri ketika berhadapan dengan orang lain.

Practice with Seller: Mempraktikkan Bahasa Inggris di Kampung Inggris

Pengalaman belajar semakin menarik ketika para siswa diajak berkeliling di lingkungan sekitar BEC yang dikenal sebagai Kampung Inggris, Pare.

Dalam sesi Practice with Seller, siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Inggris secara langsung dengan para penjual di lingkungan tersebut yang mana para penjual dikampung inggris diwajibkan menggunakan bahasa inggris dalam melayani pembeli. Mereka mencoba melakukan percakapan sederhana, mengajukan pertanyaan, serta berinteraksi dalam situasi transaksi sehari-hari.

Kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual. Para siswa dapat menghubungkan materi yang telah dipelajari dengan situasi nyata di lingkungan masyarakat.

Melalui praktik tersebut, siswa belajar bahwa kemampuan berbahasa akan berkembang ketika digunakan secara konsisten. Mereka juga dilatih untuk berani memulai percakapan, memahami respons lawan bicara, dan tetap percaya diri meskipun melakukan kesalahan.

Setelah menyelesaikan sesi praktik di lingkungan Kampung Inggris, para siswa kembali ke gedung BEC dan melaksanakan foto bersama para tutor serta pendamping sebagai dokumentasi kebersamaan selama kegiatan.

Learning & Teaching Activities di BEC Garden

Setelah beristirahat dan melaksanakan salat Asar, para siswa kembali mengikuti kegiatan Learning & Teaching Activities di BEC Garden mulai pukul 15.30 WIB.

Dalam sesi ini, siswa belajar secara berkelompok dengan pendampingan tutor. Mereka berdiskusi, mengerjakan tugas, menuangkan gagasan dalam bentuk karya, serta berlatih mempresentasikan hasil pekerjaan kepada teman-temannya.

Pembelajaran aktif tersebut memberikan ruang bagi setiap siswa untuk berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Selain meningkatkan keterampilan bahasa Inggris, kegiatan ini juga mengembangkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab.

Suasana belajar di ruang terbuka membuat kegiatan terasa lebih santai, tetapi tetap berorientasi pada tujuan pembelajaran. Para siswa didorong untuk berani mencoba, aktif bertanya, dan menghargai pendapat orang lain.

Pameran Karya dan Foto Bersama Menutup Sesi Pembelajaran

Tepat pukul 17.00 WIB, rangkaian Learning & Teaching Activities di BEC Garden berakhir. Sebagai penutup, para siswa berfoto bersama sambil menunjukkan hasil karya yang telah mereka kerjakan.

Momen tersebut menjadi dokumentasi yang bermakna karena memperlihatkan hasil proses belajar sekaligus kebersamaan peserta dan para pendamping. Karya yang ditampilkan menjadi simbol keterlibatan aktif siswa dalam mengembangkan ide, berkolaborasi, dan mengekspresikan pemikiran mereka.

Sesi ini menjadi kegiatan Learning & Teaching Activities terakhir dalam rangkaian pembelajaran hari ketiga. Setelah itu, para siswa kembali ke asrama untuk mempersiapkan salat Magrib, dilanjutkan makan malam.

Malam Hari: Persiapan Farewell Party & Closing Ceremony

Setelah menjalani rangkaian kegiatan sejak dini hari hingga sore, para siswa melanjutkan agenda malam dengan latihan untuk mempersiapkan Farewell Party & Closing Ceremony yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Persiapan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berlatih, membangun kekompakan, dan mempersiapkan penampilan sebagai bagian dari penutupan program English Camp.

Kegiatan hari ketiga pun memberikan pengalaman yang menyeluruh bagi siswa. Mereka belajar menyeimbangkan ibadah, kesehatan, pembelajaran bahasa, interaksi sosial, dan tanggung jawab dalam kehidupan bersama.

One Day One Progress: Satu Hari, Satu Kemajuan

Rangkaian kegiatan hari ketiga English Camp menunjukkan bahwa belajar bahasa Inggris tidak cukup hanya dengan menghafal kosakata atau memahami tata bahasa. Kemampuan tersebut perlu diasah melalui praktik, pembiasaan, keberanian, dan pengalaman langsung.

Semangat “One Day One Progress” menjadi pesan penting bagi para siswa: perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa kemajuan besar. Berani berbicara satu kalimat baru, mencoba percakapan sederhana, atau tampil di depan teman-teman merupakan langkah berharga dalam proses belajar.

Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin berharap para siswa kelas VI Bilingual Class semakin percaya diri menggunakan bahasa Inggris, memiliki kemandirian yang lebih baik, serta mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Program English Camp di BEC Pare juga menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan pendidikan selanjutnya, termasuk penguatan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal pembelajaran dan persiapan menghadapi Cambridge Checkpoint.

Dengan semangat One Day One Progress, setiap pengalaman menjadi langkah menuju kemajuan.

MI Ma’arif NU Hidayatul Mubtadiin — Madrasahku SAKTI: Salafi, Aktif, Kreatif, Taqwa, dan Inovatif.

Berilmu yang Amaliah, Beramal yang Ilmiah, Berakhlakul Karimah.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Hari Kedua English Camp 2026: Perkuat Ibadah, Kemandirian, dan Kompetensi Bahasa Inggris di BEC Pare

Hari Kedua English Camp 2026: Perkuat Ibadah, Kemandirian, dan Kompetensi Bahasa Inggris di BEC Pare Pare, Kediri — Selasa, 13 Oktober 2026 Rangkaian kegiatan hari kedua English

14/10/2026 10:15 - Oleh Administrator - Dilihat 15 kali
Hari Pertama English Camp 2026 Bilingual Padangasri di BEC Pare

English Camp 2026 Bilingual Padangasri Dimulai! Siswa Kelas 6 ICP Siap Belajar di BEC Pare Pare, Kediri — Senin, 12 Oktober 2026 Semangat belajar dan antusiasme mewarnai dimulai

13/10/2026 15:33 - Oleh Administrator - Dilihat 45 kali
English Camp 2026 Bilingual Padangasri di BEC Pare

English Camp 2026: Bilingual Padangasri Siapkan Siswa Kelas 6 ICP Menuju Pengalaman Berbahasa Inggris di BEC Pare Padangasri, Jatirejo, Mojokerto — MI Ma’arif NU Hidayatul

12/10/2026 21:19 - Oleh Administrator - Dilihat 17 kali
MI MA'ARIF NU HIDAYATUL MUBTADIIN: MADRASAH BERPENGALAMAN DENGAN PROGRAM BILINGUAL CLASS DAN UJIAN CAMBRIDGE PRIMARY CHECK POINT

MI Ma'arif NU Hidayatul Mubtadiin Padangasri Jatirejo Mojokerto merupakan salah satu Madrasah yang unggul dan berpengalaman dalam menyelenggarakan program pendidikan yang berkualitas. S

10/04/2025 19:40 - Oleh Administrator - Dilihat 380 kali
UPACARA BENDERA, WADAH PENGUATAN KARAKTER SISWA

  Keteladan hidup yang ada pada diri sesorang tidak datang dengan sendirinya tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah watak dan karakter serta pembiasaannya dalam

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 3461 kali
Penerapan Aksara Pegon sebagai dasar memahami isi kitab kuning

Aksara Pegon adalah aksara yang menggunakan huruf hijaiyah yang dimodifikasi dengan menyesuaikan suara atau bahasa orang jawa. seperti halnya bunyi huruf "C" yang tidak terdapat di

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 4137 kali